8 Macam Metode Mengajar Matematika
CARA MNGJR Supaya pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, ada beberapa metode belajar yang efektif untuk proses belajar mengajar, khususnya dalam pengajaran matematika. Pada umumnya, metode yang digunakan dalam pengajaran bukan hanya menerapkan satu metode saja, tetapi gabungan dari beberapa metode. Misalnya metode ceramah dilaksanakan dengan metode diskusi dan tanya jawab. Hal tersebut dilakukan supaya pembelajaran menjadi lebih hidup dan peserta didik menjadi lebih berani dalam menyampaikan pendapat ataupun bertanya. Banyak metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar, namun pada bahasan kali ini, kita akan membahas beberapa metode mengajar yang biasa digunakan dalam pengajaran matematika. 1. Ceramah Ceramah adalah komunikasi satu arah dan merupakan suatu cara penyampaian informasi secara lisan dari guru kepada peserta didik. Pada metode ini, peran guru sangat dominan. 2. Ekspositori Metode ekspositori hampir sama dengan metode ceramah. Yang membedakan, guru tidak terlalu dominan, dan peserta didik mulai memiliki peran dalam proses belajar mengajar. 3. Demonstrasi Metode demonstrasi hampir sama dengan metode ekspositori Pada metode ini, peserta didik banyak dilibatkan. Bukan hanya guru yang harus pandai mendemonstrasikan alat peraga, tetapi peserta didik juga harus bisa. Ketika peserta didik ikut mencoba mendemonstrasikan alat peraga, maka peserta didik akan mempunyai banyak pengalaman. 4. Latihan Hafal (drill) dan Latihan Praktek (practice) Latihan hafal adalah kegiatan yang dilakukan melalui hafalan untuk menjawab beberapa soal secara lisan. Sedangkan latihan praktek adalah kegiatan mengingat langkah-langkah atau prosedur suatu konsep untuk mencapai jawaban yang benar. 5. Tanya Jawab Pada metode ini pembelajaran lebih hidup dibandingkan dengan metode sebelumnya. Dalam pembelajaran ini, peserta didik lebih aktif karena terjadi tanya jawab antara peserta didik dengan guru. 6. Diskusi Metode diskusi merupakan metode banyak arah. Diskusi bisa terjadi antara peserta didik kepada guru guru kepada peserta didik dan peserta didik dengan peserta didik. Banyak keunggulan yang didapat dari metode ini, diantaranya melatih siswa untuk berani berpendapat dan mengajukan pertanyaan. 7. Permainan Dalam metode permainan, peserta didik dapat lebih santai dalam mempelajari konsep matematika, tanpa ada beban. Metode ini sangat bagus terutama dalam membangkitkan minat dan motivasi peserta didik dalam belajar matematika. 8. Laboratorium Metode laboratorium adalah metode yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami suatu objek langsung matematika dengan jalan mengkaji, menganalisis, menemukan secara induktif melalui inkuiri, merumuskan dan mengetes hipotesis dan membuat kesimpulan dari benda-benda konkrit.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.