ALAT PERTANIAN
Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki banyak kebutuhan. Diantara ribuan kebutuhan itu dalah kebutuhan untuk memenuhi energi yang dibutuhkan. Energi yang paling dibutuhkan oleh manusia adalah energi yang dapat membuat manusia kuat. Energi seperti itu didapatkan dari makanan. Banyak sekali jenis makanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Kebutuhan makanan pokok manusia diantaranya adalah beras, gandum, jagung, ubi-ubian, buah-buahan, protein hewani dan lain sebagainya. Orang dapat mendapatkan sumber makanan hewani dengan cara beternak ataupun mencarinya di lautan. Semnetara kebutuhan pokonya seperti beras, gandum, jagung dan lain-lain dapat diperoleh dengan cara bercocok tanam. Cara seperti ini disebut dengan pertanian. Pertanian memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena dengan pertanian manusia dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. alat pertanian Di Indonesia sendiri, pertanian merupakan mata pencaharian penting. Sejak zaman dahulu, telah diciptakan berbagai teknologi untuk mengilah lahan pertanian. Teknologi seperti ini membuat para petani lebih mudah untuk mengelola lahan pertanian dan mendapatkan hasil yang melimpah. Dengan adanya teknologi, petani akan lebih cepat mendapatkan hasil pertaniannya. Tiga ribu tahun yang lalu, orang babilonia menggunakan alat sederhana untuk menabur benih. Pada tahun 1660, Taddeo Calvani menciptakan pelubang benih yang terdiri dari sebuah kotak berlubang yang disimpan dalam kereta. Kemudian pada tahun 1701, seorang petani dari Inggris yang bernama Jethro Tull membuat alat penabur benih dengan versi baru. Alat penyebar benih ini mempermudah pemanenan karena benih ditaburkan berbaris. Teknologi pertanian berkembang seiring dengan perkembangan industri. Pada abad ke 18 di Inggris, terjadi perubahan yang sebelumnya alat-alat pertanian menggunakan alat yang sederhana, kemudian menggunakan alat-alat yang modern. Periode ini dikenal dengan revolusi industri. Pada tahun 1828 diciptakan alat bor penabur benih. Alat ini menaburkan benih secara merata dengan kecepatan tinggi. Ada juga mesin yang diciptakan untuk mempermudah pemanenan yang disebut dnegan mesin Pemanen. Pada tahun 1836, Hiram Moore dan John Hascall merancang mesin pemanen gabungan pertama. Mesin ini ditarik oleh kuda. Kemudian pada tahun 1961 dibuat mesin pemanen gabungan bermotor pertama. Dengan demikian, terjadi peningkatan kecepatan pemanenan tanaman. Diciptakan juga Mesin Pemanen Tanaman Padi. Cara kerja mesin pemanen ini yaitu mesin pemanen memotong tanaman padi, kemudian meletakan tanaman dalam barisan. Hal ini untuk mempermudah pengumpulan. Mesin pemanen ini dapat menghemat tenaga kerja dan waktu. Selain itu ada juga mesin perontok tanaman padi dan mesin bajak sawah. Mesin perontok tanaman padi merontokan gabah dari tanaman padi. Bajak sawah digunakan untuk menggemburkan tanah sebelum melakukan penanaman dan penaburan benih.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.