Robbert Goddard (1882-1945), Perintis Roket Pertama
Banyak sekali ilmuan dunia yang ingin melakukan penerobosan dan memajukan teknologi sebagai tanda majunya peradaban manusia lebih baik dan modern. Banyak sekali teknologi yang diciptakan untuk membuktikan suatu teori. Lebih dari itu, teknologi-teknologi tersebut membuat dunia ilmu pengetahuan lebih maju dan berubah. Semakin hari semakin pesat saja kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang ada. Banyak teknologi diciptakan untuk membuat kebutuhan manusia lebih mudah seperti, alat pengukur waktu, telepon seluler, alat transportasi dan masih banyak lagi. Salah satu teknologi yang sangat canggih dan telah diciptakan adalah Roket. roket Roket adalah satu-satunya wahana yang dapat melesat hingga kecepatan 11 kilometer per detik. Dengan demikian roket dapat melepaskan diri dari gravitasi bumi. Printis roket yang pertama adalah Robert  Goddard. Robert Goddard adalah seorang ilmuan Amerika yang berhasil merancang dan meluncurkan roket hingga mampu melesat di udara selama dua setengah detik setinggi 12,5 meter. roket robert Robbert Goddard (1882-1945) adalah seorang perintis roket pertama asal Amerika pada tahun 1926. Ia melaksanakan uji coba roket dan meluncurkan roket berbahan bakar cair pertama. Setelah percobaan itu, akhirnya roket pun disempurnakan dan diproduksi dengan baik. Cara kerja roket yang telah disempurnakan adalah sebagai berikut: Pada umumnya, roket dapat bertolak ke ruang angkasa karena didorong oleh semburan bahan bakar. Roket menggunakan bahan bakar oksidator, yaitu bahan kimia yang mengandung oksigen. Pada saat akan meluncur, bahan bakar dan oksidator dicampur dan dibakar secara bersamaan. Bahan bakar tersebut kemudian berubah menjadi gas panas. Setelah itu, gas didorong keluar melalui lubang jet di bagian ekor roket. Bahan bakar roket ada 2 jenis, yaitu bahan bakar cair dan bahan bakar padat. Bahan bakar cair dapat berupa pasangan oksigen cair dan hidrogen cair. Sedangkan bahan bakar padat dapat berupa nitronium perklorat yang diikat oleh 95% hidrokarbon. Bahan bakar padat akan mudah terbakar dan tidak dapat dikendalikan. Sementara itu, bahan bakar cair dapat dikendalikan dengan membuka atau menutup katupnya. Roket dapat membawa peneliti, satelit, dan astronot ke luar angkasa. Cara kerja roket hampir mirip dengan balon berisi udara. Pada tahun 1969, roket raksasa Amerika yaitu Saturn, berhasil membawa astronot mendarat di bulan.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.